PERNYATAAN TERBUKA

PERNYATAAN TERBUKA

mengenai praktek – praktek anti demokrasi di UPN V Yogyakarta : Proses PEMILIHAN UMUM Mahasiswa (PEMILWA)

Sebagai seorang mahasiswa UPN V Yk, bahkan sebagai calon Presiden Mahasiswa UPN V Yk yang dicalonkan dari SUPER STAR (Suara Perempuan untuk Kesetaraan), saya, Mutiara Ika Pratiwi (151050192) merasa perlu untuk membuat sebuah pernyataan terbuka mengenai proses pemilihan umum di UPN. Hal ini karena badan yang bertanggung jawab mengenai proses berjalannya PEMILU (KPU) tidak mau memberikan sosialisasi terbuka mengenai pengunduran jadwal serta penghapusan pelaksanaan pemilihan calon Presiden Mahasiswa di FISIP. Dengan menyatakan bahwa adanya sosialisasi terbuka mengenai pengunduran jadwal bukan tanggung jawab mereka, akan memicu timbulnya perpecahan dan tekanan dari berbagai pihak (padahal perpecahan tidak dihindari dengan menutup – nutupi sebuah pemasalahan). Alasan yang kedua, adalah karena saya mempunyai tanggung jawab untuk memberikan pendidikan politik[1] melalui pernyataan terbuka ini baik kepada kawan2 yang mendukung program2 saya atapun tidak. Lanjutkan membaca PERNYATAAN TERBUKA

Visi dan Misi

Gambaran Umun mengenai Situasi Nasional dan Situasi Kampus 

Situasi ekonomi sekarang, dimana neoliberalisme atau perdagangan bebas dianggap sebagai satu satunya faham yang bisa mengeluarkan Indonesia dari krisis ternyatasangat bertolak belakang dari apa yang diharapkan. Berbagai hal yang harus dilakukan ketika menganut pada sistem yang neoliberal seperti pencabutan subsidi masyarakat seperti subsidi pendidikan, kesehatan maupun pangan ternyata membawa dampak yang buruk bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia, di tengah lemahnya perekonomian masyarakat.

Masuknya kebijakan ekonomi neoliberal ini juga tidak terlepas dari peran para elit – elit pemerintahan kita, para reformis – reformis gadungannya, serta partai – partai politik yang mengilusi rakyat. Tindakan para agen neoliberal ini juga didukung oleh sistem demokrasi yang ada. Sistem demokrasi sangat meminimalisir partisipasi rakyat dalam proses pengambilan keputusan, melibatkan keikutsertaan masyarakat luas hanya pada saat pemilu saja. Lanjutkan membaca Visi dan Misi

Tugas Kuliah

PERBANDINGAN ORIENTASI EKONOMI INTERNASIONAL

AMERIKA SERIKAT DAN VENEZUELA

Menarik sekali ketika kita membahas mengenai bagaimana perkembangan negara – negara di dunia. Berbicara mengenai Amerika Serikat terdapat sejarah panjang yang mengikutinya. Sistem ekonomi Amerika Serikat yang sering kita kenal dengan kapitalisme menjadi sistem ekonomi yang menghegemoni dunia, terutama pada awal 1990-an. Hal ini juga sempat di bahas oleh Francis Fukuyama dalam bukunya yang berjudul, The End of History and The Last Man. Perkembangan kapitalisme telah dijalankan melalui konsep neoliberalisme. Neoliberalisme ini mulai menjangkiti negara – negara dunia ketiga.

Dalam perkembangannya, resep – resep perbaikan ekonomi yang terkandung dalam neoliberalisme ternyata tidak mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat dunia. Hal ini terlebih dirasakan oleh negara – negara dunia ketiga atau negara – negara berkembang. Ketidakmampuan neoliberalisme meninmbulkan dampak berupa perlawanan terhadap sistem ekonomi ini. Perlawanan ini bisa berupa kudeta terhadap pemerintahan – pemerintahan agen neoliberal dan sebagainya. Hal ini terutama nampak di negara – negara Amerika Latin. Gelombang perlawanan muncul dari negara – negara Amerika Latin, seperti Kuba, Venezuela, Bolivia. Venezuela bahkan sempat memproklamirkan dirinya sebagai negara yang menganut sosialisme abad 21.

Berdasarkan dari hal di atas, maka penulis merasa tertarik sekali untuk membahas mengenai perbandingan sistem ekonomi Internasional berikut perkembangannya yang secara berbeda dianut oleh 2 negara yaitu Amerika Serikat dan Venezuela. Lanjutkan membaca Tugas Kuliah

Situasi Ekonomi Indonesia

Situasi ekonomi

§      Buble financial

Kebijakan liberalisasi keuangan yang ditunjukkan dengan liberalisasi investasi langsung dan liberalisasi suku bunga tidak memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi. Secara historis, liberalisasi suku bunga ini mulai dipakai sejak keruntuhan sistem ala bretton woods awal 70-an. Pada masa ini, sistem kurs mengambang (freely floating system) dimulai. Hal ini menuntut kebijakan liberalisasi keuangan[1] pada komponen Liberalisasi domestik dan internasional. Liberalisasi domestik menuntut keaktifan kekuatan – kekuatan pasar dengan mengurangi peran negara di sektor keuangan. Liberalisasi keuangan internasional menuntut penghapusan kontrol dan regulasi tentang penanaman (inflows) dan pelarian (outflows) modal.

Saat ini, pasar keuangan global telah bergerak melampaui fungsi awalnya sebagai fasilitator perdagangan dan penanaman modal antar negara. Berkembangnya sistem kurs bebas dan membengkaknya aliran kapital pendek (short term capital) di berbagai negara berkembang merupakan imbas dari tidak berkembangnya sektor riil. Modal – modal yang ada tidak ditanamkan pada berbagai industri barang dan jasa. Karena dianggap tidak memberikan keuntungan yang signifikan, karena rendahnya daya beli masyarakat. Akhirnya modal – modal tersebut digunakan untuk bermain dalam arena pasar valuta asing, portofolio dan surat obligasi. Lanjutkan membaca Situasi Ekonomi Indonesia

Pelurusan Sejarah Hari Ibu

Hari ibu di Indonesia selalu kita peringati setiap tanggal 22 Desember. Apa yang kita lakukan? Terdapat berbagai macam respon yang dilakukan oleh masyarakat dalam memperingati hari ibu ini, ada yang merayakannya dengan membelikan kado buat ibu, ada yang merayakannya dengan membebaskan ibu dari pekerjaan rumah selama sehari , atau bahkan ada yang nyantai – nyantai saja, seakan tidak peduli apakah ada perayaan hari ibu atau tidak.

Dalam sejarahnya, ternyata terdapat sebuah peristiwa yang besar yang merupakan tonggak perjuangan kaum perempuan pada saat itu, dan yang mengawali terjadinya penyebutan nama hari ibu. Lanjutkan membaca Pelurusan Sejarah Hari Ibu